Wilujeng Sumping Selamat Datang

12 Rakaat Berhadiah Istana Di Surga

carasunda.com- 12 Rakaat Berhadiah Istana Di Surga

twitter.com
Ada sebuah kisah yang sangat menarik, dan memberikan pelajaran berharga bagi kita tentang salafunasholeh, para sahabat, para tabiin. Mereka begitu mencintai sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan itu menjadi bukti kecintaan mereka kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ajaran yang dibawa beliau. 

Imam Muslim meriwayatkan dari An Nu’man Bin Salim radhiallahu ‘anhu. An Nu’man Bin Salim meriwayatkah kisah atau hadits ini dari Amru bin Aus radhiallahu ‘anhu. Amru bin Aus mendengar kisah ini dari ‘Anbasah Bin Abi Sufyan radhiallahu ‘anhu, dan ‘Anbasah mendengar hadits atau kisah ini dari Ummu Habibah radhiallahu ‘anha, Romlah Binti Abi Sufyan radhiallahu ‘anha. Romlah Binti Abi Sufyan atau Ummu Habibah adalah salah seorang istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau merupakan putri Abu Sufyan. 

Ummu Habibah meriwayatkan bahwa sanya pernah mendengarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Barang siapa mengerjakan 12 rakaat shalat sunnah, (rawatib), maka dengannya kelak Allah akan membangunkan untuknya istana di Surga”

Sungguh luar biasa, dengan 12 rakaat shalat sunnah rawatib kelak Allah akan membangunkan istana untuk kita di surga, menakjubkan, ganjaran yang begitu besar.

Namun, yang tak kalah menakjubkan lagi adalah apa yang diungkapkan oleh Ummu habibah kepada ‘Anbasah Bin Abi Sufyan “aku tidak pernah meninggalkan 12 rakaat, shalat sunnah rawatib ini sehari semalam semenjak aku mendengarkan hadits ini dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Kemudian ‘Anbasah Bin Abi Sufyan mengatakan hal yang sama “aku tidak pernah meninggalkan 12 rakaat, shalat sunnah rawatib ini sehari semalam semenjak aku mendengarkan hadits ini dari Ummu Habibah.”

Amru bin Aus pun mengatakan hal yang sama ketika mendengar hadits ini dari ‘Anbasah Bin Abi Sufyan yakni, “aku tidak pernah meninggalkannya semenjak aku mendengarkan hadist ini diriwayatkan ‘Anbasah Bin Abi Sufyan”

An Nu’man Bin Salim yang mendengarkan hadits ini dari Amru bin Aus, beliau juga mengatakan hal yang sama : “aku tidak pernah meninggalkan shalat sunnah ini, 12 rakaat rawatib, semenjaka aku mendengarkan hadits ini dari Amru bin Aus” 

12 rakaat shalat sunnah rawatib yang dimaksud adalah :

  • Empat rakaat sebelum zhuhur.
  • Dua rakaat setelah zhuhur.
  • Dua rakaat setelah maghrib.
  • Dua rakaat setelah isya.
  • Dua rakaat sebelum subuh.


Dari riwayat hadits tersebut kita bisa melihat bagaimana mereka, para shabat, sangat antusias sekali dalam mengamalkan dan beristiqomah dengan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dan hal tersebut juga menjadi bukti betapa mereka sangat mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sunnah-nya.

Ini menjadi gamabaran dan pelajaran berharga bagi kita. Dengan istiqamah mengamalkan 12 rakaat shalat sunnah rawatib tersebut maka Allah kelak akan membangunkan untuk kita istana di surga. 

“Dan terus saja hambaku itu mendekatkan diri kepada-Ku (kata Allah Subhanahu wata’ala) dengan amalan-amalan sunnah sampai aku mencintainya”

Semoga kita bisa meraih cinta Allah Subhanahu wata’ala  dan Rasul-Nya dengan istiqamah menjalankan amalan-amalan sunnah seperti 12 rakaat shalat rawatib. Tentu saja setelah menjaga atau memelihara yang wajib.

Wallahu a’lam

Subscribe to receive free email updates:

0 Komentar untuk "12 Rakaat Berhadiah Istana Di Surga"

Post a Comment